Wawancarai Walikota, Misi Terakhir Kru Eksis Diakhir Jabatan

EKSIS adalah Ekskul Jurnalistik yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Metro, ekskul ini berdiri sejak tahun 2018 dan telah menelurkan banyak portofolio yang dapat dilihat di chanel youtube EKSISTV, di ekskul ini para siswa akan banyak belajar tentang menulis berita, fotografi sampai edit video. Tidak heran kalau ekskul ini dijuluki ekskul termahal karena memiliki banyak peralatan penunjang.

Ada perbedaan ditahun ini dari tahun-tahun sebelumnya untuk tingkatan tugas yang diberikan sang Mentor, biasanya siswa hanya bertugas melakukan peliputan di lingkungan sekolah. Kali ini kru Eksis diminta untuk terjun kelapangan melakukan peliputan seperti diantaranya melakukan wawancara warga, melakukan wawancara narasumber sebuah berita, dll.

Siswa kelas X biasanya hanya bertugas pelakukan peliputan dan dokumentasi kegiatan yang ada lingkungan sekolah, sementara siswa kelas XI melakukan peliputan diluar sekolah sedangkan kelas XII lebih difokuskan pada melakukaan pembinaan dan kaderisasi adik kelasnya dan menambah mengerjakan tugas akhir untuk melakukan peliputan tokoh publik,

Seperti yang dilakukan oleh Alfa (XII BDP) dan Mei Linda (XII OTKP) yang purna tugas setelah menjalankan tugas akhir mewawancarai tokoh publik yaitu Walikota Metro.

Disini mereka belajar banyak dari mulai membuat janji sampai harus sabar menunggu jadwal dari protokoler Walikota untuk dapat melakukan wawancara. Mentor mereka Taupik Widayanto sengaja memberikan tantangan ini kepada mereka agar selain menambah protofolio mereka juga mereka dapat belajar banyak menggali informasi dari tokoh publik.

Tema yang diangkat dalam wawancara inipun dibuat agar dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi pelajar lain seusianya tentang Perjalanan Sukses Tokoh Publik yang dalam frame ini adalah Bapak Wahdi selaku Walikota Metro. Ada begitu banyak pelajaran yang diambil dari perjalanan beliau dari mulai Mahasiswa berprestasi, menjadi dokter kandungan yang ditempatkan di daerah pelosok yang menempa beliau menjadi seorang yang tangguh dan sabar dalam menghadapi ujian hidup.

Dalam wawancara juga ditanyakan tentang kunci sukses beliau bisa menjadi seperti sekarang yang salah satunya yaitu doa dan ridho orangtua.

Setelah selesai menjalankan tugas, Mei dan Alfa pun merasa lega dan beban mereka serasa lebih ringan karena selama 2 minggu lebih mereka terus kepikiran agar cepat mendapat jawdwal wawancara.

Saat ini Mei dan Alfa telah lulus dan siap menjemput masa depannya masing-mamsing, Alfa mengembangkan Warung Cukurnya dan Mei melanjutkan pendidikannya di bangku perkuliahan.

150 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini